Senin, 29 November 2010

Kenalilah Sumber Amarah Yang Egois

Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: 
janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu
Yakobus  4 : 26

Sepasang suami isteri duduk santai tidak berjauhan, si suami lagi asyik nonton TV sedangkan si isteri ingin bersenda gurau dengan suami, ketika dia memanggil suaminya tidak bergeming sedikitpun ketika dipanggil berulang-ulang walau jaraknya kurang dari sepelempar batu jauhnya. Namun ketika malamnya  sang suami mengajak intim dengannya,namun hati isterinya begitu marah ingin menjerit karena tadi sore begitu diacuhkan !
Kita harus mengetahui  apa saja yang mempengaruhi kita sehingga menjadi marah
1. Sumber Kemarahan Eksternal :
Penyebabnya kemarahan kita dari sesuatu di luar kita, krn kita tdk sadar bila sebenarnya secara langsung kita bertanggungjawab atas kemarahan kita sendiri. Seperti si isteri diatas  kita merasa bhw kita hanya bereaksi terhadap rangsangan dari luar.
     Faktor eksternalnya :
a.       Orang cenderung egois  < Filipi 2 : 4 >
b.      Merasa hidup tidak adil < Roma 12 : 15 >
c.       Hidup itu keras  < Yohanes 16 : 33 >

2. Sumber Kemarahan Internal :
Karena kita memfokuskan diri pada faktor luar, maka kita tdk sadar bhw kemarahan kita sebenarnya disebabkan oleh kesadaran kita ketika kita tdk mendapatkan yg kita inginkan tepat pada waktunya.
    Faktor Internalnya :
a.       Hasrat yang mengecewakan  < Yakobus 4 : 1- 3 >
b.      Ketakutan yang sangat  < Ibrani 11 : 6 >
c.       Tuntutan tidak terpenuhi

Apa dampaknya terhadap kita ?
1.      Perlindungan diri < 1 Samuel 18 : 5-9 >
2.      Pengelakan diri < 1 samuel 20 : 30 >
3.      Menjaga jarak  < 1 samuel  31 : 4 >

Bagaimanakah komitmen kita terhadap amarah yang egois, renungkanlah baik baik agar hidup kita menjadi sempurna dari hari ke hari sampai kedatangan  Tuhan.

Jesus is Lord

Kunjungi //rdhkrikhoff.wordpress.com


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar