Senin, 06 Desember 2010

Sepatu Usang Pembawa Maut

Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?
 Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?
Matius 16 : 26

Di Hongkong pernah terjadi peristiwa tragis dimana ada seorang bocah laki laki berusia 12 tahun  sedang bermain main bersama teman temannya. Tidak tahu bagaimana sepatu yang sudah usang tua yang di taruh di atas rumput,  terjatuh kedalam sungai yang cukup dalam dan airnya deras. Anak yang baru belajar berenang, tanpa pikir panjang langsung terjun untuk mengambil sepatunya, siapa yang tahu kalau sungai itu cukup dalam dan arusnya saat itu sangat deras, akhirnya menyeret tubuh yang tidak berdaya, sehingga terhanyut, walau ia berusaha menyelamatkan dirinya,  hanya bisa berteriak,walau  anak anak mendengar suaranya tetapi tidak berani menolong. Dalam keadaan gawat, seruan dan keributan  di dengar orang yang lewat lalu memberi pertolongan, meskipun anak tersebut bisa dikeluarkan dari sungai , namun nyawanya sudah tidak  bisa tertolong.
Keluarga korban yang dikabarkan berdatangan dengan tangisan pilu, banyak orang merasa iba dan ikut meneteskan air mata melihat keluarga yang berduka.
Ada yang menghibur, ada pula yang menyalahkan dan mengatakan anak itu bodoh, yang mau menukar nyawanya hanya karena sepatu yang usang itu.

Sebenarnya jika dipikir secara baik, bukankah banyak sekali orang-orang di dunia ini tidak kalah bodohnya dengan si anak ini. Mereka yang hidup di dunia ini dengan penuh dosa, hanya memikirkan kenikmatan hidup dalam nafsu kedagingan yang sifatnya hanya sesaat, tapi tidak terpikir akan hal-hal yang berkaitan dengan akhir daripada jiwa dan rohnya di abadian kelak.
Banyak anak-anak muda yang mau meninggalkan / menggantikan jaminan keselamatan yang disediakan Yesus Kristus  karena menikah dengan seseorang yang tidak mengenal kebenaran, begitu pula, karena ingin memperoleh jabatan, pangkat atau pekerjaan yang sifatnya sementara maka keselamatan abadi yang tak ternilai itu dicampakkan. Bukankah peristiwa diatas sebenarnya seringkali kita melihatnya, banyak terjadi di sekeliling kita ?

Jesus is Lord

Kunjungi //rdhkrikhoff.wordpress.com


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar