Selasa, 01 Maret 2011

Karena Sudah Pernah Menjadi Sopir ( 1 Samuel 16:11-21 )

“Masih tinggal yang bungsu
tetapi dia sedang menggembalakan kambing domba”
( 1 Samuel 16:11 )

Pedro gusar, ia merasa bahwa Tuhan seolah-olah tidak adil, melihat nasibnya berbeda dengan teman-teman sebayanya. Mulai usia sekolah sampai kuliah, ia harus bersusah payah membantu orang tua untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dari kecil, ia sudah ikut memeras keringat demi kelangsungan hidup keluarga.
Setelah usia sekolah, kegusaran hati Pedro makin bertambah, teman-temannya telah mendapat posisi tertentu dalam perusahaan keluarga yang diwariskan kepada mereka, sementara Pedro harus bekerja mulai dari nol . Saat itu satu-satunya lowongan yang bisa menerimanya  adalah perusahaan ekspedisi dengan posisi sebagai sopir. Pedro berusaha untuk menerima kenyataan ini dengan bekerja sebaik mungkin. Kinerjanya terus diamati,sampai suatu saat pemilik perusahaan memercayakan jabatan manajer kepada Pedro. Karena Pedro pernah menjadi sopir dia sangat tahu bagaimana harus berurusan dengan sopir, sehingga perusahaan maju pesat, sampai suatu saat perusahaan dipercayakan kepada Pedro untuk mengelolanya.
Daud pernah merasakan bagaimana ia menjadi seorang gembala, dimana pengalamannya berada ditengah-tengah domba di padang justru membentuk karakternya yang ulet dan penyayang. Pengalaman Daud yang pernah merasakan pahit getirnya sebagai gembala dimasa remajanya dipakai oleh ALLAH untuk membentuk pribadi Daud menjadi Raja Israel . Cara kerja ALLAH sungguh menakjubkan. Segala kesulitan menjadi berkat yang luar biasa. ALLAH tidak pernah mencelakakan kita dengan kesulitan namun justru melaluinya IA mau kita semakin besar.

Jesus is Lord

Kujungi //rdhkrikhoff.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar