Selasa, 05 April 2011

Perjalanan Iman seorang Turki kpd Isa Al-Masih

Perjalanan Iman Seorang Turki Kepada Isa Al-Masih

TurkiSaya dilahirkan di Turkey, dan dibesarkan sebagai seorang Muslim. Islam adalah iman kepercayaan, budaya dan identitas saya. Saya tidak pernah meragukannya. Saya mempercayai Al-Quran dan nabi terakhir dengan sepenuh hati saya.


Ingin Menjadi Seorang Muslim Karena Islam Benar

Islam adalah Kebenaran. Keyakinan inilah yang mendorong saya untuk menjadi Muslim. Demikian saya mempelajari dan mencari pengikut agama-agama lain untuk mengetahui mengapa mereka tidak percaya akan Islam.

Kaget Ketika Mempelajari Bahwa Orang Kristen Akan Masuk Neraka

Saat saya membaca Al-Quran, saya sangat terkejut sekali ketika menemukan ayat yang mengatakan orang Kristen akan langsung masuk neraka.  Karena mereka menjadikan Is Al-Masih sederajat dengan Allah “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: ‘Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.’ Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah . . . . tempatnya ialah neraka . . . .” Qs. 5:72)
Saya tidak mengerti akan hal ini. Bukankah Allah yang mengutus Isa Al-Masih? Sepertinya Isa Al-Masih tidak dapat menyelesaikan misinya sebagai seorang nabi.  Orang-orang salah mengerti dengan menyebut-Nya Allah.  Allah harus dapat menyelamatkan-Nya dari penyaliban. Lalu, mengapa Allah mengutus-Nya?

Orang Kristen Membutuhkan Pertolongan Karena Mereka Bingung

Saya merasa kasihan dengan umat Kristen. Saya pikir saya harus belajar tentang Kekristenan supaya dapat menolong mereka. Lalu saya membeli sebuah Kitab Perjanjian Baru dan mulai membacanya. Tujuan utama saya adalah mencari kesalahan-kesalahan di dalamnya.
Ketika saya membaca beberapa bab dalam Injil saya menemukan kalimat: tubuhmu adalah milik pasanganmu, dan tubuhnya adalah milikmu. Inilah alasan saya dulu menikah. Dan saya semakin menyukai kalimat ini. Kelihatannya Injil memberikan satu posisi yang penting kepada wanita (tidak menjadikan mereka orang kelas dua).
Setelah saya menyadari tidak mungkin menemukan kesalahan-kesalahan dalam Injil.  Sebalikmya saya semakin tertarik mempelajari Kekristenan.  Oleh karena itu saya memutuskan untuk berhenti membaca Injil.

Beberapa Orang Muslim Turki Menjadi Kristen

Satu hari teman saya memberitahu bahwa dia memiliki teman Kristen yang berbicara tentang Isa Al-Masih. Lalu saya menghubungi orang Kristen itu dan dia mengundang saya untuk menghadiri satu pertemuan Kristen di gereja.
Ketika saya mengikuti pertemuan itu, saya tidak percaya ternyata ada beberapa orang Turki yang Kristen. Bagaimana mungkin seorang Turki bisa menjadi Kristen? Di negeri ini mereka dapat dengan mudah mempelajari Islam. Menurut saya orang-orang Turki Kristen memiliki hubungan sosial yang lemah. Mereka tidak dapat mandiri dan karena itu mereka terlibat dalam kegiatan gereja.
Saya memang menikmati pertemuan itu karena saya bisa menyampaikan pertanyaan-pertanyaan dan berdiskusi tentang agama-agama. Pada minggu kedua saya juga mengundang teman baik saya ke pertemuan itu.
Satu hari, seorang teman Kristen mengundang saya dan teman baik saya ke rumahnya untuk menonton satu film berjudul, “Isa Al-Masih.” Saat menonton saya mengharapkan Isa Al-Masih akan berkata, “Seorang nabi akan datang setelah Aku dan engkau harus percaya kepadanya.” Saya terkejut karena Isa Al-Masih tidak mengatakannya.

Apakah Isa Al-Masih adalah Mesias Yang Telah Diramalkan?

Jalan Ke SurgaSaya menyadari ternyata Kekristenan yang saya temukan sangat berbeda dengan yang saya pikir dan tahu. Akhirnya saya memutuskan untuk kembali membaca kitab Injil. Saya mulai menyadari bahwa saya harus percaya kepada Isa Al-Masih atau Muhammad.  Isa Al-Masih berkata Dia adalah satu-satunya jalan, tetapi Muhammad berkata dialah nabi terakhir. “Isa Al-Masih menjawab, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa tanpa melalui Aku.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)
Lalu saya bertanya kepada seorang teman apakah dia dapat menunjukkan ramalan tentang Isa Al-Masih dalam Taurat, Zabur dan Kitab Nabi-nabi. Dia memberikan beberapa ayat diantaranya Yesaya 53, Mazmur 22, Mazmur 2. Semua ayat itu saya baca.  Semuanya tentang kedatangan dan penyaliban Isa Al-Masih.
Pada titik ini saya dapat melihat dengan jelas Isa Al-Masih adalah jalan, kebenaran dan hidup. Bagaimanapun saya tetap takut membuat satu kesalahan kekal. Maka saya berdoa dan minta pertolongan Allah.

Kerinduan Dijaga Dari Berbuat Kesalahan

Setiap umat merasa agama lain tidaklah benar. Kepintaran tidak cukup untuk mencari Allah. Saya berpikir jikalau saya berdoa dan mempercayakan semua ini kepada Allah maka saya tidak perlu khawatir. Saya yakin orang-orang akan membuat kesalahan tetapi Allah tidak.

Inilah doa yang saya panjatkan: “Allah, saya ingin mengenal Engkau.  Saya ingin melayani Engkau. Saya tidak mencari kesenangan surgawi, atau rasa hormat rohani di antara orang lain.  Saya hanya ingin mengenal Engkau. Saya tidak ingin berbuat satu kesalahan. Tolonglah tunjukkan diri-Mu supaya saya tahu bahwa Engkaulah Allah.”

Keputusan Menerima Isa-Al-Masih sebagai Juru Selamat

Setelah berdoa, beberapa minggu kemudian saya mendapat pengalaman yang berbeda dalam hidup saya. Ketika membuka Alkitab, jawaban untuk pertanyaan saya tepat berada di depan mata saya. Saya meminta beberapa tanda dari Allah apakah saya harus mengikuti Isa Al-Masih. Dan Ia selalu memberikan tanda-tanda itu. Tahun 1996, saya memutuskan mengikuti Isa Al-Masih. Sejak saat itu, Allah selalu menambah-nambahkan iman saya di dalam Dia.

Apakah Anda benar-benar ingin mengenal Allah?  Bukalah hatimu untuk jalan, kebenaran dan hidup, yaitu Isa Al-Masih.  Berdoalah dan lihatlah!

Memperdalam Pengertian Akan Keselamatan

Jika Saudara ingin memperdalam pengertian bagaimana mendapat keselamatan, silahkan  mempelajari Lima Langkah Keselamatan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar